Xcashshop Kritik Pemerintah Berujung Akun Tiktok Di Blokir

Seorang pria bernama Mulkan Let Let menuntut Rs 300 crore sebagai kompensasi untuk aplikasi TikTok. Mulkan menggugat aplikasi tersebut tanpa alasan karena kecewa setelah akun pribadinya yang menggunakan username @tikt.okan diblokir secara sepihak. Dalam menjelaskan larangan tersebut akun pribadi Mulkan melanggar Pedoman Komunitas dan gugatan diajukan pada 27 Mei 2022 nomor perkara: 272/pdt.g/2022/PN.bks. Otoritas Komunikasi dan Informasi dan Tergugat (COMINFO). Situs Mulkan diblokir pada Selasa (27 September 2022) mengatakan kasus itu dimulai dengan pemblokiran Xcashshop tiktok posting pribadi saya dan pemblokiran itu lebih terkait dengan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Video pertama yang diunggah pada 4 Februari 2022 menampilkan musik latar Senayan penipu yang sangat populer oleh rapper Indonesia seperti Tuan Tiga Belas Ecko Show Zein Panzer. Pemirsa menonton atau mengomentari video. Bahkan penonton dan komentarnya terlihat jelas di akun media sosial miliknya yang lain. Selain itu pria tersebut mengunggah video yang mengkritisi Menteri Sektor Publik Eric Thohir. Dia merekam video dirinya berdiri di Toyota Alphard membuka sunroof dan menyambut orang-orang sebagai politisi. Dalam komentar video ia mengkritik kebijakan toilet gratis di semua SPBU bukan kebijakan subsidi bahan bakar Eric. berikan padanya. Unggahan juga ditangguhkan atau dihentikan secara sepihak oleh TikTok. Pada saat itu rekaman Melkan diklasifikasikan sebagai adegan berbahaya. Dia berkata bahwa saya sebenarnya berdiri di atas skylight di tempat yang aman bukan di jalan raya yang ramai yang tenang dan aman bagi saya dan semua orang di sekitar saya. Puncak dari larangan itu terjadi pada 21 Februari 2022. Video terakhir yang diunggahnya adalah video yang mengkritisi masa jabatan ketiga presiden Indonesia. Segera setelah video itu diunggah akun pribadinya di TikTok diblokir secara sepihak. Kritik terhadap pemerintah dibatasi kata Murkan sehingga kritik terbaru langsung dilarang. Dia juga menuntut kompensasi 3 miliar rupee dari TikTok dan pria yang juga seorang pengacara itu yakin TikTok telah melakukan sesuatu yang ilegal padanya. Dia bilang dia pikir TikTok melakukan sesuatu yang ilegal kepada saya dan itulah yang menjadi dasar klaim saya. Kasus perdata ditunda. Penyedia aplikasi media TikTok telah menunda persidangannya di pengadilan Bekasi pada Selasa (27 September 2022). Jika semua berjalan lancar Mulkan mengatakan persidangan akan berlanjut ke tahap putusan dan arbitrase. Namun karena tidak adanya TikTok pertemuan itu ditunda hingga Desember. Artinya sidang berikutnya akan berlangsung pada 27 Desember 2022 dalam waktu tiga bulan dari hari ini katanya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *